fbpx

Sertifikasi Aktuaris dari PAI atau SOA? Mana yang Harus Diburu

5,109

Saat ini menjadi seorang aktuaris merupakan salah satu pekerjaan yang cukup bergengsi baik dalam lingkup global maupun lingkup nasional. Menurut situs karier di Inggris ada beberapa alasan kenapa seseorang harus menjadi aktuaris, diantaranya;

  1. Keamanan Kerja,
  2. Menantang secara Pengetahuan,
  3. Industri yang bergengsi,
  4. Dukungan studi dan pelatihan yang sangat baik,
  5. Berdampak bagi banyak hal,
  6. Memiliki peluang kerja yang luas,
  7. Bonus tambahan yang berlimpah.

Di Indonesia pada khususnya, selain beberapa hal di atas, peluang kerja menjadi aktuaris di Indonesia masih terbilang besar. Program 1000 aktuaris yang dicanangkan oleh Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) masih belum mencapai targetnya. Di tahun 2018 saja hanya terdapat 265 aktuaris (FASAI) dan 267 ajun aktuaris (ASAI). Artinya masih terdapat banyak peluang untuk menjadi Aktuaris di Indonesia.

Menjadi seorang aktuaris bukanlah hal yang mudah. Seorang Aktuaris ada yang bersertifikasi lokal, contohnya, gelar FSAI untuk aktuaris dengan sertifikasi dari Persatuan Aktuaris Indonesia dan aktuaris yang bersertifikat Internasional contohnya FSA untuk aktuaris dengan sertifikasi dari Society of Actuary (SOA) Amerika atau FIA dari Institute and Faculty of Actuary (IFOA) Inggris.

Perlu diketahui di Indonesia hingga saat ini, terdapat peraturan yang melarang aktuaris yang tidak memilki gelar FSAI untuk menjadi aktuaris di Indonesia. Sehingga orientasi ketika ingin menjadi seorang aktuaris di Indonesia haruslah berorientasi untuk memperoleh gelar FSAI dari PAI. Adapun syarat-syarat yang perlu dimiliki untuk memperoleh gelar FSAI adalah telah lolos  (sebelas) mata ujian sebagai berikut:

Syarat-syarat memperoleh gelar FSAI-01

 

Hingga saat ini, belum ada afiliasi atau kerjasama antara PAI dan asosiasi internasional seperti SOA dan IFOA. Sehingga, seseorang yang memiliki gelar dari SOA dan IFOA ataupun lolos ujian dari SOA dan IFOA belum dapat menyetarakan gelar atau ujian yang diperoleh, dengan gelar dan ujian yang dikeluarkan oleh PAI. Akan tetapi untuk SOA dan IFOA terdapat kerjasama, sehingga diantara keduanya hal-hal tersebut dapat dilakukan. Oleh karena itu, apabila anda ingin berkarir di Indonesia sebagai seorang aktuaris, penulis menyarankan untuk sebaiknya mengambil ujian dari PAI. Namun bila anda ingin berkarir di luar negeri dan diterima bekerja diperusahaan dibeberapa negara di benua Eropa, Amerika, Asia, anda dapat langsung fokus untuk mengambil ujian dari SOA ataupun IFOA.

1 Comment
  1. Rikky says

    Umur saya 41 thn.. saya berminat untuk berkarir menjadi aktuaris. Saya berencana akan mengikuti kuliah singkat profesi aktuaris yang diadakan oleh trisakti dan PAI. Prediksi lulus program 1.5 thn (anggap lulus semua 7 mata kuliah). Apakah sudah terlambat/masih berpeluang besar berkarir awal menjadi ajun aktuaris diumur 42-43 thn?

Leave A Reply

Your email address will not be published.