Asuransi berbasis indeks curah (weather index insurance) merupakan produk pertama asuransi curah hujan di Indonesia, setelah sebelumnya telah dikeluarkan produk serupa di Thailand oleh Sompo Insurance. Munculnya asuransi ini didasari adanya ketidakpastian akan kondisi cuaca, kondisi tersebut adalah salah satu dasar lahirnya asuransi ini. Adanya ketidakpastian cuaca dinilai dapat berpengaruh terhadap berbagai sektor, termasuk sektor pertanian yang mempunyai dampak langsung terhadap kondisi cuaca, contoh: tanah tadah hujan.
Asuransi Pertanian di Indonesia, Eksis Kah?
Asuransi pertanian di Indonesian atau yang dikenal dengan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sudah diluncurkan sejak tahun 2015. Asuransi ini merupakan asuransi yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui penugasan kepada BUMN dalam hal ini Jasindo sebagai pemimpin korosarium dengan perusahaan asuransi lainnya seperti Asuransi Raya, Bumida, dan Tripitaka.



