Asuransi yang dibeli tanpa sengaja tetap merupakan asuransi sungguhan. Asuransi tersebut memiliki premi, pengecualian, dan klaim yang bisa ditolak.
Embedded insurance membuat pembeli membeli perlindungan semudah mencentang kotak saat membayar. Kemudahan ini menguntungkan pembeli, platform, dan penanggung, tetapi juga membawa tantangan teknis dan risiko yang berbeda dari asuransi yang dijual secara konvensional.
Definisi Embedded Insurance
Embedded insurance adalah produk asuransi yang digabungkan secara langsung melalui sistem ke dalam proses pembelian suatu produk atau layanan non-asuransi secara digital. Terdapat tiga pihak di baliknya yaitu:
- Platform (e-commerce, agen perjalanan, aplikasi transportasi, dan bank) : Berperan sebagai pihak terdepan yang menjadi wadah untuk bersentuhan langsung dengan klien dalam proses transaksi asuransi.
- Penanggung (Perusahaan asuransi) : Bagian merancang produk, menetapkan premi, dan menanggung risiko.
- Penghubung teknologi (API atau mitra distribusi lainnya) : Berfungsi sebagai penyambung sistem platform dengan sistem penanggung, mulai dari penerbitan polis hingga klaim.
Perbedaan Soft, Hard, dan Bundled Embedded
Fokus perbedaan ketiganya adalah seberapa besar pilihan yang diberikan kepada pembeli.
- Soft Embedded (opt-in) : Asuransi ditawarkan di titik penjualan atau pada momen yang relevan dalam perjalanan pembeli. Pembeli memiliki opsi untuk membeli atau tidak dengan cara mencentang kotak di halaman checkout.
- Hard Embedded (opt-out) : Asuransi otomatis ditambahkan ke dalam proses penjualan, tetapi pembeli masih memiliki opsi untuk menolak.
- Bundled atau Intrinsik : Pembeli tidak memiliki opsi sama sekali untuk menolak karena proteksi melekat penuh pada produk atau layanan. Contoh : santunan kecelakaan penumpang pada tiket.
Teknis Terbentuknya Premi yang Kecil
- Frekuensi dan severitas : Penanggung memperkirakan seberapa sering klaim terjadi dan berapa rata-rata besarnya. Hasilnya adalah premi murni, yaitu biaya klaim yang diharapkan per polis. Premi yang dibayar pembeli lebih besar karena juga menutup komisi platform, biaya operasional, pajak, dan margin.
- Produk baru belum punya data klaim sendiri : Penanggung biasanya memakai data industri atau produk sejenis, lalu memperbaruinya seiring data terkumpul.
- Volume membantu, sekaligus berisiko : Jumlah pembeli yang besar membuat hasil klaim lebih stabil, karena klaim yang sulit diprediksi pada tingkat individu menjadi lebih teratur dan dapat diperkirakan pada tingkat kelompok yang besar. Tetapi margin per polis tipis, sehingga kalau asumsi meleset, kesalahannya terjadi di seluruh portofolio sekaligus.
- Eksposur bisa menumpuk di satu platform : Bila satu platform memasarkan sangat banyak polis, satu peristiwa besar, seperti gangguan transportasi massal, dapat memicu klaim dari banyak pemegang polis sekaligus. Karena itu, penanggung perlu membatasi jumlah risiko yang ditanggung dari setiap platform dan umumnya membagi sebagian risikonya kepada perusahaan reasuransi.
- Tidak semua risiko cocok disematkan : Produk yang paling mudah disematkan adalah produk dengan syarat klaim yang jelas dan dapat dibuktikan lewat data, seperti keterlambatan penerbangan, serta berlaku dalam jangka waktu singkat dengan manfaat yang mudah dipahami. Sebaliknya, semakin sulit syarat klaim dibuktikan dan semakin lama masa perlindungannya, seperti pada asuransi jiwa kredit, semakin rumit pula penilaian risiko, penyisihan dana cadangan, dan penyelesaian klaimnya.
Dampak pada Pencadangan
- Polis induk dan data dari platform : Pembeli bisa mendapat polis sendiri, atau platform menjadi pemegang polis induk dan pembeli menerima sertifikat sebagai peserta. Pola kedua mempercepat penerbitan, tetapi data eksposur bergantung pada daftar peserta dari platform. Kalau daftarnya keliru, perhitungan premi dan cadangan ikut keliru.
- Premi diterima di muka : Bagian premi untuk masa risiko yang belum berlalu dicatat sebagai cadangan premi dan baru diakui sebagai pendapatan seiring waktu. Pada proteksi yang sangat pendek angkanya kecil, tetapi pada produk yang lebih panjang seperti jiwa kredit komponen ini cukup berarti.
- Klaim melewati dua sambungan : Pembeli melapor ke platform, lalu platform meneruskannya ke penanggung. Jeda ini membuat klaim yang sudah terjadi tetapi belum dilaporkan lebih besar dan bisa berbeda antar platform, jadi estimasinya sebaiknya dipisah per platform dan per produk.
Risiko yang Perlu Diwaspadai
- Seleksi risiko (adverse selection)
Orang yang merasa berisiko tinggi cenderung lebih tertarik membeli. Karena pembelian terjadi di momen transaksi, ada juga seleksi menurut waktu, misalnya membeli proteksi perjalanan justru ketika cuaca buruk sudah diperkirakan. Penanggung menahannya dengan batas waktu pembelian, masa tunggu, dan pengecualian untuk kejadian yang sudah diketahui. - Risiko moral (moral hazard).
Setelah terlindungi, sebagian orang menjadi kurang hati-hati, atau pada kasus ekstrem sengaja menimbulkan kerugian. Pada premi kecil, memeriksa setiap klaim secara manual sering tidak sepadan dengan biayanya, sehingga pengendaliannya ditanam di desain produk lewat risiko sendiri (deductible) dan batas klaim. - Klaim yang tidak diajukan.
Banyak pemegang polis tidak sadar dirinya terlindungi. Rasio klaim lalu terlihat sehat padahal manfaat tidak sampai ke pemiliknya, dan penanggung tetap harus memperkirakan klaim yang belum dilaporkan. - Risiko dasar (basis risk).
Pada produk dengan pemicu otomatis, misalnya keterlambatan penerbangan yang tercatat di data, pembeli bisa rugi nyata tetapi pemicunya tidak tercapai, atau sebaliknya. Celah ini sebaiknya dijelaskan sejak awal. - Insentif yang tidak selalu searah.
Platform dinilai dari konversi, penanggung dari kesehatan portofolio. Kalau komisi platform terlalu besar, ruang untuk membayar manfaat menyempit dan produk kurang bernilai bagi pembeli.
Embedded insurance memperluas akses perlindungan karena hadir tepat saat orang bertransaksi, dengan premi kecil dan proses yang sederhana. Di balik kemudahan itu, penanggung menghadapi margin tipis, ketergantungan pada data platform, dan risiko seleksi serta pelaporan klaim yang khas. Produk ini akan bernilai bagi semua pihak bila syarat klaimnya jelas, desainnya menekan risiko tanpa memberatkan pembeli, dan pembagian insentif antara platform dan penanggung tidak mengorbankan manfaat bagi pemegang polis.
Sumber:
- Media Asuransi, “Embedded Insurance Diperkirakan Tumbuh di 2024” (proyeksi pasar global): https://mediaasuransinews.co.id/asuransi/embedded-insurance-diperkirakan-tumbuh-di-2024/
- Microinsurance Network, “Embedded insurance: Inclusive insurance’s quiet, unrequited obsession” (pembundelan dan pemakaian manfaat): https://microinsurancenetwork.org/posts/embedded-insurance-inclusive-insurance-s-quiet-unrequited-obsession
- Root Platform, “The different types of embedded insurance” (jenis embedded dan model billboard): https://rootplatform.com/blog/the-different-types-of-embedded-insurance

