Asuransi Jiwa – Data Polis https://datapolis.id Mudah Memahami Asuransi Tue, 20 Aug 2019 09:45:14 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.2.4 https://datapolis.id/wp-content/uploads/2018/07/cropped-Logo-512x512-32x32.png Asuransi Jiwa – Data Polis https://datapolis.id 32 32 Can I Talk with My Future? https://datapolis.id/can-i-talk-with-my-future/ https://datapolis.id/can-i-talk-with-my-future/#respond Tue, 20 Aug 2019 09:42:34 +0000 https://datapolis.id/?p=11088

Keajaiban produk keuangan modern yang bernama asuransi membuat pemiliknya dapat berbicara (dalam hal ini artinya mempersiapkan) masa depannya. Kok bisa? tentu saja karena asuransi adalah produk yang dirancang memang untuk berbicara dengan masa depan anda.

The post Can I Talk with My Future? appeared first on Data Polis.

]]>

Can I talk with my future?

The answer is YES.

Because you can with future trough Insurance.

Betul, keajaiban produk keuangan modern yang bernama asuransi membuat pemiliknya dapat berbicara (dalam hal ini artinya mempersiapkan) masa depannya. Kok bisa? tentu saja karena asuransi adalah produk yang dirancang memang untuk berbicara dengan masa depan anda.

Jika bisa, apa saja yang dapat anda bicarakan dengan masa depan anda nanti?

Yuk Kita bahas satu persatu.

  1. Anda dapat bicara dengan masa depan anak anda
    Menarik bukan, anda dapat bicarakan masa depan buah hati tersayang sedari kini. Ketika anak anda masih bayi bahkan belum bisa diajak aktif berkomunikasi,  namun melalui asuransi anda dapat bicara dengannya. Bicarakanlah pendidikan anak anda karena itu adalah harta paling berharga yang anda dapat wariskan untuknya.
    Diskusikan sedari kini, dimana Universitas terbaik untuknya, apa jurusan paling menarik di masa depannya, karena beda zaman beda pula pekerjaan favorite manusia, tugas anda dalam membicarakan masa depan itu adalah berapa uang pendidikan yang dibutuhkan untik memastikan anak anda mendapatkan itu semua.Hei, tidak ada satupun orang tua di planet bumi ini yang dapat memastikan dirinya mampu mengawal anaknya dalam memasuki jenjang pendidikan tinggi itu, oleh karena itu anda perlu asuransi. Diskusikan dengan perencana keuangan kepercayaan anda, berapa dana yang dibutuhkan buah hati anda untuk memasuki usia kuliah dan asuransi memastikan dana itu PASTI  tersedia, baik anda hadir atau tanpa adanya anda disisinya.
  2. Anda dapat berbicara diri anda di masa pensiun.
    Pensiun renta, lalu berharap belas kasihan anak, sementara anak anda sendiri memiliki keluarga serta anak-anaknya sendiri juga. Atau pilihan pensiun dengan ekonomi tetap mandiri, tidak menjadi benalu di generasi penerus bahkan jadi kakek-nenek dermawan yang sering memberi cucu-cucunya. Siapapun yang diberi dua pilihan di atas akan mengambil pilihan kedua.Pertanyaan nya adalah: apakah anda berniat juga melakukan tindakan-tindakan yang menyebabkan anda pensiun Mandiri. Tanpa aksi tidak ada reaksi. Tanpa persiapan hanya mimpi pensiun mandiri itu. Konsultasikan kepada perencana keuangan favorite anda, berapa biaya hidup anda saat pensiun, apa dan berapa dana yang harus disiapkan sejak dini.
    Ingat, pepatah sedikit demi sedikit lama lama jadi bukit itu tidak pernah berbohong. Hasil tidak akan mengkhianati usaha.Dana pensiun yang disiapkan sejak dini akan memastikan tiket pensiun mandiri di tangan anda. Jaminan cucu suka bermain dengan kakek-neneknya, serta anda jadi mertua favorite menantu anda.
  3. Anda dapat berbicara dengan masa depan anda di alam berbeda.
    Pernah tahu konsep philanthropy, itu lho mereka yang gemar sekali memberi. Di dunia luar anda pasti tahu kisah Bill and Melinda Gates yang menyumbangkan sebagian besar hartanya untuk membantu eradikasi penyakit di dunia, contohnya pemusnahan virus polio dan nyamuk malaria di negara ketiga.Kenapa mereka mau? Karena mereka superkaya.Bagaimana dengan anda, karena konsep sedekah adalah konsep yang Universal berlaku bagi semua?

    Bagi Muslim ada konsep wakaf, yaitu sumbangan harta benda dari almarhum ketika masih hidup yang di berikan kepada Nadhir atau lembaga pengelola wakaf dari hasil pengembangan harta yang dibuat dan diniatkan Almarhum semasa hidupnya.

    Walau anda tidak sekaya Bill Gates atau Mark “Facebook” Zuckerberg. Dengan asuransi anda dapat menyiapkan wakaf Polis. Hubungi duta wakaf dari lembaga seperti MUI atau lembaga wakaf Swasta seperti DT, atau Al-Azhar.  Mereka akan memberikan informasi terbaik bagaimana mempersiapkan sejumlah dana wakaf melalui asuransi. Tenang saja wakaf polis adalah produk halal yang sudah disetujui MUI. Jika ada niat anda pasti bisa untuk berbicara dengan masa depan anda melalui Polis wakaf.

    Demikian sekilas info bahan pembicaraan yang bisa anda lakukan dengan masa depan.

    Selamat menghubungi.

    Hallo…. Can I talk with my future?

 

The post Can I Talk with My Future? appeared first on Data Polis.

]]>
https://datapolis.id/can-i-talk-with-my-future/feed/ 0
Sudah Diperiksa Polis Asuransi Anda? https://datapolis.id/sudah-diperiksa-asuransi-anda/ https://datapolis.id/sudah-diperiksa-asuransi-anda/#respond Fri, 26 Jul 2019 03:37:33 +0000 https://datapolis.id/?p=10561

Memiliki perlindungan asuransi seperti sudah menjadi kewajiban, walau di negeri ini tidak semua orang memilikinya, terlihat dari penetrasi kepemilikan asuransi pribadi yang masih sangat rendah yakni kurang dari 3% dari total jumlah penduduknya. Jika di ambil 60 juta saja masyarakat Indonesia yang dikategorikan mampu maka terbuka sekali pasar yang sangat besar untuk dimasuki.

The post Sudah Diperiksa Polis Asuransi Anda? appeared first on Data Polis.

]]>
Datapoli.id – Memiliki perlindungan asuransi seperti sudah menjadi kewajiban, walau di negeri ini tidak semua orang memilikinya, terlihat dari penetrasi kepemilikan asuransi pribadi yang masih sangat rendah yakni kurang dari 3% dari total jumlah penduduknya. Jika di ambil 60 juta saja masyarakat Indonesia yang dikategorikan mampu maka terbuka sekali pasar yang sangat besar untuk dimasuki.
Dari para pemilik asuransi pribadi itu jika dikerucutkan lagi apakah mereka melakukan pemeriksaan terhadap kepemilikan asuransinya, maka bisa di pastikan jumlahnya akan semakin mengecil. Ketidaktahuan plus ketidakpedulian lah yang menjadi faktor penyebab hal ini terjadi. Rasa memiliki yang rendah terhadap polis asuransi ini bisa dimengerti, di akibatkan rendahnya info tentang manfaat jika sebuah resiko terjadi. Salah klaim atau justru  tidak melakukan klaim terhadap manfaat yang seharusnya bisa didapatkan menjadi risiko karena rendahnya informasi tentang manfaat polis yang dimiliki.
Untuk mencegah kondisi salah klaim, tindak klaim ada baiknya agar kita sebagai pemilik untuk melakukan review terhadap isi polis minimal setahun sekali. Selain hal di atas, ada beberapa hal yang dapat pemilik polis ketahui, setelah pemeriksaan polis dilakukan:
  1. Sudah cukupkah asuransi saya untuk biaya pengobatan?
    Pondasi utama sebuah asuransi adalah perlindungan rawat inap. Jika ada BPJS berarti sudah melewati fase dasarnya. Pertanyaannya apakah sudah cukup, jika jawabannya “ya”, maka pastikan kartu BPJS anda dibayar setiap bulan dan siap dipakai di Institusi kesehatan dimana nama anda terdaftar.
  2. Apakah cukup untuk menopang biaya hidup keluarga?
    Sakit dan punya BPJS, itu adalah salah satu hal, akan ada hal lain di luar biaya Rumah Sakit yang tetap harus dipikirkan ketika sakit, terlebih jika anda yang tergeletak adalah seorang kepala keluarga, pencari nafkah tunggal.
    Uang dapur yang terancam keberadaannya, uang sekolah yang pasti tetap Ada, KPR/KTA yang belum berakhir kreditnya. Serta biaya-biaya lain yang akan tetap ada tanpa peduli anda sedang sakit dan tidak mampu bekerja. Siapkan dana cash yang cair ketika anda sakit berat itu melalui polis Asuransi anda. Ambil manfaat Sakit Kritis sampai minimal 5 tahun dari biaya bulanan ruah tangga anda.
  3. Apakah ada uang yang cukup untuk membayar gaji karyawan atau hutang anda?
    Sakit seminggu dampaknya belum terlihat dan jadi masalah, sakit berat dan perlu waktu minimal 1 tahun untuk kemotherapi? Ini baru berbeda dampaknya. Anda tetap harus membayar gaji setiap bulannya, anda sakit order berkurang tapi gaji tidak akan pernah bisa dikurangi. Siapkan juga biaya penggantian dari risiko ekonomi yang terjadi  dengan memiliki asuransi sakit kritis dalam jumlah besar.
    Berapa total gaji karyawan dikalikan minimal 5 tahun. Bisa jadi ini adalah patokan awal dari uang pertanggungan sakit kritis anda.
  4. Cukupkah menggantikan kehilangan income/pendapatan saya?
    Sakit atau meninggal berarti hilang sebuah potensi income sebuah keluarga. Kepala keluarga jangan sampai meninggal serta meninggalkan keluarganya dalam kondisi sulit seperti ini. Untuk itulah keajaiban sebuah asuransi tercipta. Seperti magic, uang pertanggungan menjadi jawaban yang instan. Karena seolah jatuh dari surga, sebuah klaim sakit kritis bisa membantu keuangan penderita sakit seperti kanker.Klaim uang Pertanggungan berjumlah besar seperti Rp 1 miliar dari sebuah asuransi menjadi setitik cahaya terang bagi seorang janda dengan 2-3 anak kecil yang baru saja pergi meninggalkan dirinya yang tidak pernah bekerja sejak menikah. Raut keputusasaan tanpa Harapan itu akan berubah menjadi cahaya harapan karena uang 1 Milliar amatlah jarangnya terkumpul dari sumbangan kecuali dari sebuah Polis Asuransi.
Nah, bagi pembaca sekalian yang memiliki buku polis di rumah, segerakan kontak perusahaan atau agen anda. Tanyakan waktu yang tepat untuk melakukan review buku polis itu, karena didalamnya terdapat harta karun yang bisa jadi menjadi kartu ace keluarga anda terhindar dari risiko kebangkrutan karena ditinggal pergi pencari nafkah utama.
Selamat melakukan pemeriksaan ulang polisnya.

The post Sudah Diperiksa Polis Asuransi Anda? appeared first on Data Polis.

]]>
https://datapolis.id/sudah-diperiksa-asuransi-anda/feed/ 0
Wakaf Via Asuransi, Bisa? https://datapolis.id/wakaf-via-asuransi-bisa/ https://datapolis.id/wakaf-via-asuransi-bisa/#respond Mon, 15 Jul 2019 04:48:51 +0000 https://datapolis.id/?p=10374

Harta wakaf adalah harta yang didapatkan dari hasil pengembangan dari modal awal.  Contoh wakaf ke lembaga Pendidikan, dengan Uang tersebut lembaga ini dapat di kelola secara professional sehingga memberikan keuntungan dalam perjalanannya. Nah, Uang yang didapatkan atau kelas yang diadakan khusus atau pun jatah siswa kurang mampu yang bersekolah dari lembaga Pendidikan ini dapat dinamakan hasil wakaf.

The post Wakaf Via Asuransi, Bisa? appeared first on Data Polis.

]]>

Wow, bisa ya? Sebelum menjawabnya, yuk kita kenali dulu wakaf itu apa.

Bagi umat Islam tentu tidak asing dengan istilah ini, namun secara arti kadang sering tertukar dengan istilah amal lain seperti Zakat, Infaq dan Shodaqoh. Penulis dapat maklum karena ini bentuk kegiatan amal yang mirip-mirip dengan mengandalkan harta (uang atau barang) sebagai bahan transaksinya.

Wakaf sendiri adalah turunan dari sedekah yang paling akhir kemunculannya, istilah wakaf ini identik dengan air zam-zam yang merupakan hasil wakaf dari harta khalifah Utsman bin Affan yang airnya masih mengalir hingga hari ini sehingga pahala untuk beliau juga mengalir sehingga kini.

Modalnya bertahan

Harta wakaf adalah harta yang didapatkan dari hasil pengembangan dari modal awal.  Contoh wakaf ke lembaga Pendidikan, dengan uang tersebut lembaga ini dapat dikelola secara professional sehingga memberikan keuntungan dalam perjalanannya. Nah, uang yang didapatkan atau kelas yang diadakan khusus ataupun jatah siswa kurang mampu yang bersekolah dari lembaga pendidikan ini dapat dinamakan hasil wakaf.

Wakaf sendiri banyak cara pengembangannya, misal wakaf perkebunan, wakaf transportasi serta wakaf-wakaf di bidang lain. Produktif adalah dasar dari pengelolaan uang wakaf.

Pengelola wakaf

MUI sudah memiliki lembaga wakafnya sendiri, bernama LW MUI, namun tidak sendiri, banyak sekali nadhir atau lembaga pengelola wakaf di negeri ini. Ada yang lembaga Islam Swasta semisal Daarut Tauhid, lembaga terkait dengan bank syariah semisal lembaga wakaf BNI, ada juga lembaga Wakaf senior yang terafiliasi dengan yayasan pendidikan seperti lembaga wakaf Al-Azhar.

Wakaf Polis, apakah itu?

Seorang Muslim mapan bernama Abu Rizki, berniat mewakafkan hartanya yang jika dijumlahkan total 10 Miliar, namun Abu Rizki memiliki anak, istri serta cucu, yang jika melakukan wakaf langsung ketika beliau meninggal tentu memberatkan keluarga yang di tinggal.

Abu Rizki menghubungi petugas asuransi Jiwa, lalu memberikan datanya. Petugas akan membuatkan Uang Pertanggungan sebesar Rp 10 miliar yang akan cair ketika Abu Rizki dipanggil Tuhan.  Uang Rp 10 miliar itu mempunyai biaya admin untuk dibayarkan setiap bulan/tahunnya dalam bentuk Premi asuransi, contoh untuk Rp 10 miliar Uang Pertanggungan preminya adalah Rp 10 juta. Untuk dapat memiliki Uang Pertanggungan Rp 10 miliar harta yang disisihkan ketika hidup adalah Rp 10 juta/bulan. Ketika saatnya tiba, uang pertanggungan cair dan akan diserahkan kepada nadhir yang ditunjuk ketika polis dibuat.

Tidak perlu semuanya, karena persyaratan untuk wakaf polis ini maksimal 45% saja dari total Uang Pertanggungan yang dijadikan uang wakaf, 65% sisanya dari uang Pertanggungan Abu Rizki dapat diterima ahli waris sebagai bagian dari warisan almarhum. Melalui wakaf, dapat menambah amal dan dapat menambah warisan nantinya. Wakaf polis dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, jika ada niatnya pasti akan ada jalannya.

Selamat memiliki wakaf polis saudara Muslim semua.

The post Wakaf Via Asuransi, Bisa? appeared first on Data Polis.

]]>
https://datapolis.id/wakaf-via-asuransi-bisa/feed/ 0
Penggandaan Asset Via Asuransi https://datapolis.id/penggandaan-asset-via-asuransi/ https://datapolis.id/penggandaan-asset-via-asuransi/#respond Wed, 26 Jun 2019 04:29:32 +0000 https://datapolis.id/?p=10220

Pernah dengar nama kanjeng Dimas Taat Pribadi? Seorang dukun penggandaan Uang yang kini sudah masuk penjara. Kejadiannya di Jawa Timur tahun lalu sempat heboh. Korban dari praktik penggandaan uang ini bukan hanya dari kaum tidak terpelajar, buktinya salah satu tokoh ekonomi perempuan lulusan doktoral dari Amerika pun ikut menjadi pengikut dan akhirnya menjadi korban. Mengapa […]

The post Penggandaan Asset Via Asuransi appeared first on Data Polis.

]]>

Pernah dengar nama kanjeng Dimas Taat Pribadi?

Seorang dukun penggandaan Uang yang kini sudah masuk penjara. Kejadiannya di Jawa Timur tahun lalu sempat heboh. Korban dari praktik penggandaan uang ini bukan hanya dari kaum tidak terpelajar, buktinya salah satu tokoh ekonomi perempuan lulusan doktoral dari Amerika pun ikut menjadi pengikut dan akhirnya menjadi korban.

Mengapa hal tersebut dapat terjadi?

Tentu saja, karena naluri manusia memang adalah makhluk pengumpul, dan jika dapat mengumpulkan kekayaan dengan cara mudah kenapa harus susah. Salah satu naluri dasar manusia yang tiak akan pernah hilang karena terbawa dalam DNA.

Oke, mari kita tinggalkan kisah penggandaan Uang yang heboh itu, dan kita masuk kedalam pertanyaan apakah ada cara lain utk penggandaan kekayaan. Jawaban nya Ada.

Asset atau kekayaan alias harta itu adalah dambaan banyak orang. Jika bisa dapat dua kenapa mesti satu, dan jika tersedia 100 kenapa tidak saya punya seribu. Tidak salah memang ingin memiliki banyak harta namun cara mendapatkannya yang harus dicermati. Karena jika tidak, alih alih asset berkembang lalu harta bertambah Justru jadi sebaiknya, seperti analogi kisah Kanjeng Dimas di atas.

Asset berkembang bisa dengan sendirinya, yang terkenal dengan manusia-manusia yang sudah memiliki pasif income, namun berapa banyak manusia di muka bumi ini yang sudah sampai pada tahapan hidup demikian.

Bagaimana agar asset berkembang? lalui serangkaian proses ini:

Cara Pintar untuk penggandaan asset adalah melalui asuransi, setelah case bekerja cerdas giat dilakukan, lalu menabung tanpa merubah gaya hidup, serta nampak hasilnya dari investasi yang dilakukan ciptakan asset baru melalui asuransi.

Kok bisa? Seperti ini contoh kasusnya,

Jika seseorang ingin memiliki ruko kedua dengan tujuan diberikan kepada anaknya kelak dia dapat memilikinya dengan dua cara. Miliki dengan uang tunai/KPR atau cicil melalui asuransi.
Ruko real yang sudah ada misalkan bernilai Rp 1 miliar. Jika ruko baru dengan harga yang sama Rp 1 miliar ingin dimiliki dengan KPR maka sediakan uang muka 30% atau sekitar Rp 300 juta kemudian Rp 700 juta sisanya dapat dikredit selama 15 tahun dengan program kredit kepemilikan ruko dengan beban 15 jutaan perbulan (ada kemungkinan naik jika sudah di masa bunga mengambang)
Jadi, Total dana yang harus disiapkan Rp 1 miliar lebih.

Ada cara kedua, dengan maksud yang sama yakni ruko Rp 1 miliar seperti cara pertama, hanya saja ini dibayarkan iuran kepemilikan calon rukonya saja.
Kenapa bisa? karena iuran ini adalah premi asuransi yang dibayarkan setiap tahun selama ruko tersebut kita inginkan. Tanpa DP dan tanpa KPR dengan bunga serta cicilan setinggi langit, maka Ruko Rp 1 miliar akan diterima sebagai hak anak yang dibayar pertahun oleh bapaknya hanya 10-30 juta (tergantung usia). Rata-rata biaya preminya hanya sekitar 0,01%-0,03% pertahun. Murah bukan?

Kekurangan dan kelebihan asset ganda via asuransi ini adalah:

Kekurangan:

Barang/Ruko tidak bisa diliat, disentuh.
Barang/Ruko tidak bisa digadai, disewa serta dijadikan jaminan.

Kelebihan:

Barang/ruko dapat langsung dipindahnamakan karena jadi bagian dari hak waris.
Barang/Ruko bebas biaya perawatan, iuran IMB dan bebas biaya pengalihan. Dan yang terpenting, asset 1 miliar baru tercipta seketika untuk buah hati tercinta dengan premi yang tidak seberapa.

Penggandaan asset terjadi dengan cara yang sangat modern, banyak yang bertahan kekayaan serta bertambah assetnya dengan metode smart modern seperti ini.

The post Penggandaan Asset Via Asuransi appeared first on Data Polis.

]]>
https://datapolis.id/penggandaan-asset-via-asuransi/feed/ 0
Mudik dan Asuransi https://datapolis.id/mudik-dan-asuransi/ https://datapolis.id/mudik-dan-asuransi/#respond Wed, 29 May 2019 07:11:25 +0000 https://datapolis.id/?p=10146

Untuk negara yang tingkat penetrasi asuransinya rendah seperti Indonesia maka kepemilikan asuransi minimalist dapat lebih digalakkan, karena ketakutan biaya premi tinggi bisa dihilangkan. Walau akhirnya jadi uang hilang jika mudik aman tanpa gangguan.

The post Mudik dan Asuransi appeared first on Data Polis.

]]>

Ada hubungannya ya, mudik sama asuransi? Sebagian kita mungkin mempertanyakan.

Penasaran?

Yuk kita kupas satu persatu hubungan mudik dan asuransi, lebih tepatnya ketika mudik asuransi apa yang kita wajib miliki, serta benda apa yang ada hubungannya dengan asuransi yang perlu ada dalam dashboard mobil atau dalam dompet kita.

  1. Asuransi Jiwa
    Ini pertama yang wajib punya, karena kita yang paling berharga. Apalagi jika anda kepala keluarga, berfikir seribu kalilah apabila mudik tanpa mempunyai Uang Pertanggungan Jiwa yang cukup. Ada banyak nyawa yang menggantungkan hidupnya untuk dinafkahi oleh anda.
  1. Asuransi kecelakaan (Accident cover)
    Jika belum ada asuransi jiwa whole life yang cukup setidaknya belilah asuransi kecelakaan dengan premi sekali bayar saja, yang mengcover diri kita di waktu terbatas juga. Walau ini terkesan tidak maksimal namun ini jauh lebih baik dari pada tidak ada sama sekali. 

    Untuk negara yang tingkat penetrasi asuransinya rendah seperti Indonesia maka kepemilikan asuransi minimalist seperti di atas dapat lebih digalakkan, karena ketakutan biaya premi tinggi bisa dihilangkan. Walau akhirnya jadi uang hilang jika mudik aman tanpa gangguan. Dilihat dari namanya, asuransi ini murni melindungi dari peristiwa kecelakaan selama perjalanan atau selama dikampung halaman.

  1. Asuransi kesehatan
    Sudah Punya BPJS? Berarti anda cukup aman, lalu cek dulu sebelum pulang status kartu BPJS anda. Jika aktif, selamat anda warga negara yang baik dan ikut serta dalam program jaminan sosial dengan patuh.Jika status BPJS dalam kondisi macet, lunasi tunggakannya. Ingat saat ini BPJS ada masa tunggunya. Jangan sampai kartu anda tidak berlaku di saat genting dan sangat diperlukan.

    Hospital card
    Yes, jauh lebih baik jika punya plan proteksi biaya rawat inap swasta, karena selain lebih singkat prosedur klaimnya (show card or reimbursement) juga lebih maksimal fasilitas nya. Tentu, ada uang adik kasih barang tersayang, maka dalam dunia asuransi berlaku pula hukum alam ini. Semakin bagus serta maksimal coverisasi jenis kartunya, maka semakin mahal preminya.

     

  2. Asuransi kendaraan

    Apapun kendaraannya beroda 2 atau 4 sebaiknya dibekali dengan proteksi ini.Contoh peristiwa yang terjadi kepada seseorang, yang membeli mobil baru dengan sistem kredit 5 tahun. Selama masa kredit, kendaraan mobil tersebut  full cover insurance. Kemudian ketika 5 tahun berlalu, masa kredit pun selesai. Namun apa yang terjadi, asuransi tidak diperpanjang karena selama 5 tahun mobil tersebut aman-aman saja.

    Kesialan terjadi di bulan ke-5 pasca lunas cicilan, mobil dibawa diam-diam oleh teman terdekatnya dan Blurrrrr…. Menabrak motor yang sedang parkir dengan pengendaranya dan menabrak juga orang yang sedang antri di sebuah warung depan jalan. Malang tidak dapat dielakkan, mobil tidak berasuransi ini harus masuk bengkel dengan kerusakan lumayan berat. Kap depan beserta kawan-kawannya membutuhkan biaya hingga  Rp 25-30 juta untuk kembali seperti semula.

Tidak ingin kisah di atas terjadi pada anda bukan?
Jawabannya hanya satu: Belilah Asuransi.

The post Mudik dan Asuransi appeared first on Data Polis.

]]>
https://datapolis.id/mudik-dan-asuransi/feed/ 0
Memaksimalkan Uang Pertanggungan https://datapolis.id/memaksimalkan-uang-pertanggungan/ https://datapolis.id/memaksimalkan-uang-pertanggungan/#respond Thu, 04 Apr 2019 04:29:43 +0000 https://datapolis.id/?p=9596 Memaksimalkan Uang Pertanggungan

Uang Pertanggungan dapat digunakan sebagai sekoci penyelamat ekonomi secara sementara jika jumlah sangat terbatas. Namun dalam jumlah yang cukup besar, Uang Pertanggungan dapat menjadi kapal kuat yang membawa ekonomi tetap berjalan sama walaupun individu penghasil Uang sudah tidak ada lagi didunia.

The post Memaksimalkan Uang Pertanggungan appeared first on Data Polis.

]]>
Memaksimalkan Uang Pertanggungan

Ketika sebuah pengajuan asuransi disetujui, sebetulnya itulah saat yang tepat untuk menanyakan berapa Uang Pertanggungan maksimal yang layak untuk kita miliki. Uang Pertanggungan adalah produk murni dari asuransi jiwa. Ini adalah sejumlah Dana tunai yang langsung diterima oleh penerima manfaat (istri, anak atau keluarga dekat yang ditunjuk) oleh tertanggung alias peserta.

Uang Pertanggungan dapat digunakan sebagai sekoci penyelamat ekonomi secara sementara jika jumlah sangat terbatas. Namun dalam jumlah yang cukup besar, Uang Pertanggungan dapat menjadi kapal kuat yang membawa ekonomi tetap berjalan sama walaupun individu penghasil Uang sudah tidak ada lagi didunia.

Kita akan membahas satu pertanyaan PENTING dengan tuntas dalam artikel ini. Pertanyaannya adalah, Kapan saat yang tepat untuk memaksimalkan Uang Pertanggungan?

  1. Ketika Kondisi Ekonomi Naik

Ketika Kondisi Ekonomi Naik

Pendapatan naik, gaya hidup naik. Ketika sudah naik, Berat untuk menurunkannya kembali. anak-anak sudah terbiasa jajan ditempat yang fancy, seminggu sekali mungkin makan di restaurant bagus, kendaraan menjadi kebutuhan utama, dan segala kebutuhan entertaining yang merogoh kocek tidak sedikit. Jika sudah dalam pendapatan menengah seperti ini segeralah cek polis anda yang terselip dalam rak. Jika 5 atau 10 tahun lalu ketika membuka Polis baru tertulis sejumlah angka yang nominalnya kurang dari pengeluaran keluarga anda setahun dikalikan 10 tahun, segeralah tambah.

Misalkan: pengeluaran bulanan 50 juta: setahun 600 juta. UP ideal adalah 6 M.

  1. Bertambah Anggota Keluarga 

Bertambah Anggota Keluarga 

Ada istri dan anak pertama, polis anda masih sama. Ada istri dan dua anak akhirnya, masih tetap sama?

Ada yang salah dalam cara proteksi kehidupan anda. Karena, valuasi anda berbeda. Nilai anda pun secara ekonomi berbeda, apabila ada pertambahan anggota keluarga. Tambahkan lagi nominal Uang Pertanggungan anda 20 sampai 30 persen dari yang sudah ada. Ingat, penambahan satu anggota keluarga maka ada satu mulut lagi yang tetap harus dinafkahi. Tidak peduli anda hadir didekatnya atau tidak ada.

  1. Ketika Medical Check Up Baik

Ketika Medical Check Up Baik

Hasil Medical check up yang baik jangan disia-siakan. Karena ini adalah parameter dari team underwriting (team penilai layak tidak nya calon peserta asuransi) untuk dapat menerima anda.  Pengajuan Polis yang tanpa proses medical biasanya karena dua hal saja, karena Uang Pertanggungan masih dalam batas rendah yang dibuat oleh perusahaan itu, atau pengajuannya mempunyai kecendurangan dari sisi kesehatan dan hobby/ pekerjaan/ gaya hidup yang menyebabkan harus di cek kesehatan nya terlebih dahulu.

Jika anda di kategori pertama, yakni mengajukan Polis dalam kondisi standard dan check up karena Uang Pertanggungan cukup tinggi dan lolos. Maka, tanyakan batas maksimal Uang Pertanggungan yang bisa anda miliki.

Selamat membuka dan membaca kembali buku polis anda, jangan biarkan dia menumpuk atau bahkan berdebu di sudut lemari atau ditumpukkan kertas berharga anda.  Bukalah minimal setahun sekali, diskusikan dengan servicing agen representative anda. Dan jika salah satu dari tiga hal di atas terjadi dalam hidup anda. Segera, maksimalkan Uang Pertanggungannya.

Ingat, Polis dibuat bukan untuk anda, namun dibuat, dibeli dan dimiliki agar orang-orang yang anda cintai tetap aman dan sejahtera baik dengan adanya atau tanpa anda di sisi mereka.

Asuransi anda beli untuk orang-orang yang anda sayangi.

The post Memaksimalkan Uang Pertanggungan appeared first on Data Polis.

]]>
https://datapolis.id/memaksimalkan-uang-pertanggungan/feed/ 0
Memahami Arti “Sakit Kritis” dalam Polis Asuransi Jiwa https://datapolis.id/memahami-arti-sakit-kritis-dalam-polis-asuransi-jiwa/ https://datapolis.id/memahami-arti-sakit-kritis-dalam-polis-asuransi-jiwa/#respond Mon, 11 Mar 2019 03:25:17 +0000 https://datapolis.id/?p=9066 Memahami Arti "Sakit Kritis" dalam Polis Asuransi Jiwa

Sakit kritis dan kondisi kritis sepintas mirip, namun pada kenyataannya ini adalah kondisi yang sangat berbeda. Pemahaman tentang kedua kondisi ini jika tidak benar-benar diketahui dapat menyebabkan miss claimed. Pemilik asuransi jiwa atau yang berniat memilikinya sebaiknya menyimak dan mengerti betul kedua istilah ini.

The post Memahami Arti “Sakit Kritis” dalam Polis Asuransi Jiwa appeared first on Data Polis.

]]>
Memahami Arti "Sakit Kritis" dalam Polis Asuransi Jiwa

Sakit kritis dan kondisi kritis sepintas mirip, namun pada kenyataannya ini adalah kondisi yang sangat berbeda. Pemahaman tentang kedua kondisi ini jika tidak benar-benar diketahui dapat menyebabkan miss claimed. Pemilik asuransi jiwa atau yang berniat memilikinya sebaiknya menyimak dan mengerti betul kedua istilah ini.

Untuk membantu anda memahaminya, Data Polis mencoba merangkum dalam artikel singkat ini.

Situasi Pertama

Situasi Pertama

Bayangkan disana ada seorang anak muda sebut namanya Randi (bukan nama sebenarnya). Randi terkena musibah, terjatuh dari motornya, dengan helm terlepas dan kepala berdarah. Kucuran darahnya cukup banyak, terlihat dari rembesan darah terhadap baju yang ia pakai.

Jika tak segera ditangani, seperti menemukan titik pendarahannya dan menekan dengan kain atau benda lembut lainnya, bisa saja nyawanya terancam.

Hal ini gambaran sebuah kondisi kritis.

Kondisi yang sangat menentukan untuk diambil sebuah tindakan, dan segera dibawa ke institusi kesehatan seperti klinik atau RS sesegera mungkin, jika tidak, bisa saja nyawa Randi terancam atau meninggal dunia yang disebabkan oleh kekurangan darah.

Situasi kedua

Situasi kedua

Rani (bukan nama sebenarnya) merasakan ada yang aneh dipayudara kanannnya, benjolan yang selama ini didiamkan kini nampak membesar, sakit dan juga meradang rasanya. Area sekitar agak panas dan samar memerah.

Rani menyerah, akhirnya dia mendatangi sebuah klinik kesehatan wanita, konsultasi secara menyeluruh dilakukan, dokter di klinik menganjurkan untuk dilakukan biopsi, tekhnik pengambilan sample dari bagian tubuh untuk diperiksa di laboratorium demi akuratnya sebuah diagnosa.

Jika hasil biopsi keluar ada kemungkinan Rani harus menjalani perawatan. Jika positif kanker payudara maka kemotherapi serta radiotherapy lah jalan untuk kesembuhan Rani selanjutnya.

Kondisi Rani masuk dalam Sakit kritis.

Situasi ketiga

Eko (bukan nama sebenarnya), seorang pria paruh baya nampak, terhuyung huyung keluar dari Mobil sedannya, dia masih bisa sampai ke Lobby IGD sebuah rumah sakit besar dibilangan Selatan Jakarta, badannya nampak berkeringat dan mukanya nampak sangat pucat.  Tangannya memegang dada, seolah berusaha melepaskan himpitan. Tak lama petugas medis menyambut dan membawa dengan brankar ke ruangan. Serangan ini terjadi secara tiba tiba, tubuhnya tak menunjukkan gejala, Setelah dilakukan pertolongan pertama dan banyak pemeriksaan lanjutan lain pria itu disarankan untuk menjalani balonisasi di jantungnya

Serangan tadi pertanda ada penyumbatan. Nyawanya dapat diselamatkan.Gambaran tadi adalah kondisi kritis sekaligus Sakit Kritis.

Situasi ketiga

Dalam manfaat asuransi jiwa, Sakit kritis adalah salah satu rider atau manfaat tambahan yang paling banyak dijumpai, untuk tiga gambaran di atas, maka Rani dan Eko sebagai orang yang terkena serangan jantung dan di diagnosa kanker payudara dapat mengajukan klaim.

Namun pengendara motor bernama Randi yang mengalami pendarahan kepala tak dapat mengajukan klaim Sakit kritis, dia dapat mengajukan klaim accident atau coverisasi rawat inap jika dalam polis ada manfaat itu.

Dalam artikel berikutnya kita akan membahas syarat pengajuan Sakit Kritis, karena manfaat tambahan ini memiliki beberapa kategori syarat klaim

Seperti, berdasarkan tingkat penyebarannya, atau berapa luas lokasi kegagal fungsi sebuah organ, serta ada juga manfaat Sakit kritis yang bisa di klaim lebih dari 1 kali kejadian.

Sekarang, Ayo buka buku polisnya lalu cek manfaat Sakit kritis apa yang tertera di sana, karena teliti setelah dan sebelum membeli akan jauh lebih baik daripada menyesal saat klaim ternyata isi polis mengatakan bahwa itu bukan termasuk bagian yang diproteksi.

Selamat berasuransi.

The post Memahami Arti “Sakit Kritis” dalam Polis Asuransi Jiwa appeared first on Data Polis.

]]>
https://datapolis.id/memahami-arti-sakit-kritis-dalam-polis-asuransi-jiwa/feed/ 0
Rider: Manfaat Tambahan Asuransi Jiwa. Bagaimana memilihnya? https://datapolis.id/rider-manfaat-tambahan-asuransi-jiwa-bagaimana-memilihnya/ https://datapolis.id/rider-manfaat-tambahan-asuransi-jiwa-bagaimana-memilihnya/#respond Tue, 05 Mar 2019 02:52:01 +0000 https://datapolis.id/?p=8978

Rider adalah manfaat tambahan yang di ambil oleh nasabah asuransi jiwa, misalkan seseorang membeli asuransi kesehatan pribadi di sebuah asuransi swasta, manfaat utamanya tetap uang pertanggungan asuransi jiwanya, sedangkan asuransi kesehatan nya ini adalah Rider nya.                    

The post Rider: Manfaat Tambahan Asuransi Jiwa. Bagaimana memilihnya? appeared first on Data Polis.

]]>

Rider, istilah yang mungkin asing bagi masyarakat umum, sepintas mirip dengan istilah bagi penunggang motor atau orang yang naik kuda temannya cowboy.

Rider adalah manfaat tambahan yang di ambil oleh nasabah asuransi jiwa, misalkan seseorang membeli asuransi kesehatan pribadi di sebuah asuransi swasta, manfaat utamanya tetap uang pertanggungan asuransi jiwanya, sedangkan asuransi kesehatan nya ini adalah Rider nya.                    

Rider ini ibarat paket komplit yang di beli ketika membeli paket makanan siap saji di restoran fast food ternama. Ketika membeli sebuah paket makanan anak-anak, yang ditunjuk oleh si kecil justru mobil mainan yang jadi hadiah paket itu, namun si mobil mainan idaman tak bisa dibeli tersendiri, kecuali terlebih dahulu membeli sebuah paket makanan dan itu tak bisa di hindari, entah si kecil suka atau tidak dengan ayamnya, lapar atau dalam kondisi masih kenyang.

Rider ini menarik, disesuaikan dengan kebutuhan kekinian masyarakat. Contoh rider kartu kesehatan menyasar calon peserta asuransi yang tak puas dengan layanan jaminan sosial pemerintah, atau rider sakit kritis yang ditujukan bagi wanita usia dewasa yang rentan terkena sakit kritis pada wanita seperti kanker payudara atau ovarium yang pasti membutuhkan biaya tinggi, dengan memiliki rider ini maka akan disediakam sejumlah Dana yg bersifat cash cair ketika resiko Sakit itu terjadi.

APA saja sih rider itu?

Kalau dibagi secara kelompok besar rider itu tak banyak, namun rincian turunannya yang menjadikan banyak.

Kita bahas satu persatu ya, agar kita bijak memilih sesuai kebutuhan.

  1. Rider Rawat Inap Harian

Rider Rawat Inap Harian

Rider ini seperti namanya memberikan perlindungan dari biaya Rawat inap harian rumah sakit. Bisa dengan sistem kartu (tunjukkan kartu di resepsion Rawat inap) maka calon pasien terbebas dari deposit atau Surat jaminan.

Rider ini bisa bersifat reimbursement, masuk dan di rawat, ketika sembuh maka mintalah penggantian biaya kepada asuransi, tentunya sesuai hak yang tertera dalam buku polis.

  1. Rider Sakit Kritis

Sakit kritis adalah Sakit Berat seperti stroke, jantung, kanker atau gagal ginjal yang merupakan 9 dari 10 penyebab kematian utama.

Rider ini adalah uang tunai, Karena uang maka bisa digunakan untuk kepentingan apapun. Walau berjudul rider sakit kritis, ketika cair tak jarang digunakan untuk penggantian biaya hidup, pembayar uang sekolah bahkan pembayar hutang.

Bagian lagi dari rider ini biasanya di bagi sesuai syarat klaimnya. Ada rider sakit kiritis yg boleh d klaim maksimal 3 kali per sakit kritis, rider sakit kritis yang bisa cair separuh di saat saat awal diagnosa, ada juga rider yang bisa dijadikan tambahan uang pertanggungan atau tambahan uang asuransi nasabah.

  1. Rider Pembebasan Premi

Rider ini ada kaitannya dengan sakit kritis karena alasan pembebasan biaya baik full premi atau bebas biaya asuransi adalah jika nasabah klaim sakit kritisnya di bayar. Bebas premi ini pun boleh digunakan oleh polis istri yang suaminya terkena sakit kritis, atau polis anak yg salah satu orangtuanya terdiagnosa Sakit kritis.

  1. Rider Karena Kecelakaan

Ini adalah rider terakhir yang bisa dipilih, diberikan kepada nasabah yang meninggal karena kecelakaan sehingga uang pertanggungan menjadi berlipat, atau cacad tetap total atau sebagian karena kecelakaan. 

Penggantian ini tak menggantikan fungsi korban kecelakaan atau fungsi organ tubuh nya namun mengganti peran ekonomi korban dalam keluarga sehingga anak istri tetap bisa bertahan secara ekonomi walau kepala keluarga pergi mendahului secara mendadak atau kehilangan kemampuan utk bekerja.

 

Selamat memilih rider yang sesuai kebutuhan, pilih rider-nya, tepat pilihnnya, hemat preminya.

The post Rider: Manfaat Tambahan Asuransi Jiwa. Bagaimana memilihnya? appeared first on Data Polis.

]]>
https://datapolis.id/rider-manfaat-tambahan-asuransi-jiwa-bagaimana-memilihnya/feed/ 0
Paper Asset vs Real Asset https://datapolis.id/paper-asset-vs-real-asset/ https://datapolis.id/paper-asset-vs-real-asset/#respond Tue, 26 Feb 2019 07:31:20 +0000 https://datapolis.id/?p=8881 Paper Asset vs Real Asset

Ketika kita mendengar istilah orang bertambah kaya, dan yang miskin tambah miskin, secara tidak langsung mungkin kita pernah menyetujuinya. Namun satu hal yang perlu digarisbawahi bahwa kekayaan pasti ada sumbernya.

The post Paper Asset vs Real Asset appeared first on Data Polis.

]]>
Paper Asset vs Real Asset

Ketika kita mendengar istilah orang bertambah kaya, dan yang miskin tambah miskin, secara tidak langsung mungkin kita pernah menyetujuinya. Namun satu hal yang perlu digarisbawahi bahwa kekayaan pasti ada sumbernya.

Keinginan mempertahankan kekayaan atau bahkan melebihi jumlah yang saat ini dimiliki adalah dengan mengikutsertakan diri dalam asuransi.

Kenapa Asuransi?

Asuransi adalah produk keuangan paling ajaib yang pernah diciptidakan manusia. Berbeda dengan produk keuangan lain seperti tabungan yang berarti “uang masuk sama dengan uang keluar” maka asuransi bisa menjadikan uang masuk menjadi berkali lipat dibandingkan uang keluar.

Yuk kita mengulik fungsi asuransi yang unik ini. Asuransi yang mampu membuat pemiliknya bertambah kaya atau setidaknya mampu mempertahankan kekayaannya.

Di sini saya akan memberikan contoh sebagai perbandingan antara Real asset dan Paper asset

  1. Real Asset (Ruko atau Rumah) seharga 5M.
    Semua itu dapat kamu miliki dengan syarat:
    – DP 30% = 1,5 M + Cicilan KPR 15 thn = 18,4 jt/bln.
    Total bayar = 8 M.

Bandingkan dengan 

  1. Papper Asset (Insurance for legacy) seharga 5 Miliar
    Dapat kamu miliki dengan syarat:
    – DP = 0 % = 0 Rupiah + Langsung cicilan: 8,3 jt/bulan selama 15 tahun.
    Total asset 5 M langsung terbentuk

Plus, anda berhak memiliki Dana Pensiun sampai dengan 1,5 M jika kamu beruntung hidup sampai usia 60 tahun.

Jika kamu seorang orang tua muda yang berkeinginan memberikan anakmu asset senilai Ruko atau Rumah suatu saat nanti, maka metode ini dapat kamu gunakan.

Paper Asset vs Real Asset2“Mahal sekali!”

Jika ada pernyataan bahwa ini memerlukan biayanya terlalu besar dan saya tidak sanggup untuk mencicilnya? 

Jawabannya Gampang sekali, kamu tinggal turunkan paper assetmu, misalkan mulai dari 1 Milliar terlebih dahulu, nanti perlahan kamu  tingkatkan agar sesuai dengan nilai paper asset ideal yang kamu idamkan. Jadikan ini habit baru dimulai dengan sedikit memaksakan dirimu untuk memulai.

Sebagai baban info dan pembanding, untuk Paper Asset 1 Milliar yang dibuat oleh orang tua berusia 30 tahun bisa dengan cicilan 600 ribu perbulan atau 50 ribu perhari. Jika sudah begini mungkin masih mahal biaya ngopi soremu kan? 😊

Ibarat “menukar uang recehmu, dengan uang besar” dengan berbekal kedisplinan maka asset besar di masa depan yang akan menjadi  dari kekayaan mu serta juga kelak bagian asset anak-anakmu. Kamu akan dapat melihat serta dengan bangga mengakui keputusanmu hari ini.

Akhirnya kondisi yang kaya bertambah kaya juga terjadi dalam roda kehidupanmu. Membuktikan sesungguhnya orang tua berasal dari kalangan biasa-biasa saja pun bisa mewariskan generasi mapan kelaknya.

The post Paper Asset vs Real Asset appeared first on Data Polis.

]]>
https://datapolis.id/paper-asset-vs-real-asset/feed/ 0
Generasi Sandwich https://datapolis.id/generasi-sandwich/ https://datapolis.id/generasi-sandwich/#respond Thu, 21 Feb 2019 04:48:27 +0000 https://datapolis.id/?p=8873 Generasi Sandwich

Artikel ini menceritakan tentang perumpamaan seorang anak muda yang menanggung beban untuk biaya hidup diri sendiri juga membiayai hidup yang lain.

The post Generasi Sandwich appeared first on Data Polis.

]]>
Generasi Sandwich

Kalau kamu merasa masih muda, aktif bekerja namun menanggung beban untuk membiayai hidup dari dua sisi, biaya dirimu sendiri plus keluargamu (jika telah berpasangan) serta biaya hidup orangtuamu atau mertua.

Jika hal di atas terjadi pada dirimu, selamat kamu adalah bagian dari judul artikel ini.

Layaknya sandwich, daging/telor/sayur-nya, terjepit diantara dua roti di kanan dan kiri. Jepitan kokoh yang kadang harus disertakan tusuk gigi agar tak mudah lepas. Bentukan Generasi Sandwich ini terjadi karena pola pikir lama yang mengidentikan anak adalah sumber investasi orang tuanya kelak. Tanpa berfikir kalau anak pun ketika dewasa mempunyai beban ekonomi nya sendiri.

Seiring dengan tingkat modernitas di beberapa negara maju seperti Jepang dan Jerman, orang tua sudah dengan sadar memiliki rencana masa depannya sendiri tanpa membenani generasi penerusnya.

Jika dibicarakan dalam tataran lokal bisa terbentur oleh norma kepantasan serta kebiasaan yang melekat pada budaya kita.

Saya terjepit, apa yang harus saya lakukan?

Saya terjepit, apa yang harus saya lakukan

Jika kamu saat ini sudah menjadi bagian dari Generasi Sandwich, tidak lain yang harus dilakukan adalah melakukan tindakan-tindakan preventif jika orang tua atau mertuamu itu nanti membutuhkan biaya tinggi dari faktor kesehatan.

Jika saat ini mereka sehat, maka selamat. Segeralah buka polis sakit kritis untuk mereka. Tidak masalah kamu yang membiayai polisnya, lebih baik kamu teratur mengeluarkan sedikit dana dari pada jika ada resiko sakit kritis maka semua dana menjadi tanggunganmu.

Lalu apalagi yang kamu perlu lakukan?

Lalu apalagi yang kamu perlu lakukan?

Tidak banyak, selain membukakan polis, aturlah waktu check up tahunan untuk mereka, agar deteksi dini sakit akan lebih mudah terkontrol. Satu hal yang perlu kamu ingat, perhatian serta waktu yang kamu berikan menjadi bagian significant untuk mereka. Sisihkanlah waktu disela kesibukanmu.

Lalu bagaimana cara menghindari agar anak tidak menjadi Generasi Sandwich berikutnya?

Karena sebaiknya manusia adalah yang belajar dari pengalaman maka cobalah ikuti beberapa Saran berikut agar generasi berikutnya tidak mengalami nasib serupa kelak:

  1. Siapkan dana pensiun yang cukup.

Siapkan dana pensiun yang cukup.

Bicara tentang nominal pasti sangat bervariasi alias tentative. Namun ada satu patokan yang kamu bisa jadikan acuan untuk menjawab pertanyaan klasik seperti,

“Berapa angka pensiun yang cukup itu?”

Kamu ingat dan catat berapa pengeluaran rutinmu saat ini, jika sudah ketemu angkanya kalikan 12 kemudian kalikan lahi 10. Angka 12 untuk dikalikan dalam setahun dan angka 10 untuk persiapan 10 tahun setelah pensiun. Jika hendak dikalikan lebih dari 10 tahun setelah pension, maka akan lebih baik lagi. Mengingat semakin baiknya gaya hidup dan meningkatnya rata-rata usia harapan hidup orang Indonesia.

  1. Berinvestasi dalam instrument investasi jangka panjang.

Mulailah ikut gerakan menabung saham. Membeli saham yang kamu percaya dapat memberikan keuntungan dividen setiap tahun, lalu simpanlah. Saham yang kamu beli itu sedikit demi sedikit akan menumpuk, kemudian dapat memberikan keuntungan selain daripada dividen nantinya juga dari selisih harga.                        

  1. Berasuransilah secara benar

Berasuransilah secara benar

Kenali dan ikuti asuransi sakit kritis sedari dini, ketika kamu sehat dan muda. Karena mengambil program asuransi apapun manfaatnya jauh lebih murah ketika kamu mulai sedari muda. Faktor usia berpengaruh dalam penentuan harga preminya, selain gaya hidup seperti perokok atau non perokok.

Jika sudah, kamu dapat terima kasih tidak terhingga dari anakmu, karena sudah menyelamatkan dirinya dari derita generasi sandwich berikutnya.

Selamat mencoba 😊

The post Generasi Sandwich appeared first on Data Polis.

]]>
https://datapolis.id/generasi-sandwich/feed/ 0